Belajar Fardhu Wudhu dan Sunat- Sunat Wudhu

PENGAJIAN OFFLINE AKHIA BIREUEN PERTEMUAN KE-5 

Minggu, 16 Desember 2018 Bersama :Tgk Zahrul Fuadi

LANJUTAN BAB THAHARAH, “FARDHU WUDHU & SUNAT WUDHU”

Kembali kita buka ataupun kita baca pengajian di minggu lalu mengenai fardhu wudhu yang sudah terjelaskan sampai rukun yang ke 2, & fardhu wudhu ada 6 perkara :
1. Niat
2. Membasuh sekalian muka
3. Membasuh 2 tangan sampai 2 siku
4. Membasuh sebagian kepala
5. Membasuh dua kaki sampai mata kaki
6. Tertib

Sambungan surah ataupun terjemahan dari artinya dari fardhu wudhu yang ke 3 tentang membasuh dua tangan hingga kepada siku,
=> jika ada seseorang yang tidak mempunyai siku atau cacat maka orang tersebut di i’tibarkan seperti ada siku
Wajib mengenai air sampai siku, apabila ada daging lebih, bulu, kuku yang panjang wajib dibasuh kedalam kuku, apabila ada bisul di ujung jari ditempatnya keluarnya kuku maka wajib menyampaikan air kepadanya.

Yang ke 4 membasuh sebagian kepala baik laki-laki, perempuan atau khunsa.
Membasuh pada sebagian batas kepala di bolehkan, disudut kepala walaupun 3 helai rambut yang kena air. Di bolehkan juga meletakkan tangan diatas kepala walaupun tidak bergerak tapi harus yakin air wudhunya harus kena kulit kepala tempat tumbuh rambut tersebut.

 Ke-5 membasuh dua kaki hingga mata kaki, berlaku juga bagi orang tidak memakai dua sepatu atau yang cacat, atau kakinya puntung maka diwajibkan kena air di daging yang lebih tersebut, & apabila ada bisul di ujung mata kaki maka juga wajib menyampaikan air kepadanya.

Yang terakhir (6) tertib, makna tertib yaitu beraturan, jangan bertukar-tukar & jangan membuat lama antara satu anggota wudhu dengan anggota wudhu lainnya.

Kemudian sunat wudhu ada 10 perkara :
1) Membaca basmallah,
Yaitu membaca bismillah tasniah nama lain dari basmallah;
Sesempurna basmallah bismillahirrahmanirrahim,
Sependeknya bismillah
Sudah memadai, sunat membaca basmallah diawal wudhu, namun
Jika lupa boleh dibaca ditengah-tengah berwudhu & boleh juga diakhir (anggota) wudhu.

2) Membasuh 2 tangan hingga siku hal keadaan 3 kali berturut-turut, & sunat juga mengusap di sela-sela jemari.

3) Berkenaan dengan sedikitnya waktu di hari yang mulia ini maka pembahasan surah sunat wudhu yang ketiga & sampai seterusnya akan dibahas di minggu yang akan datang

Pertanyaan :
1) Apakah sah berwudhu apabila lengan baju sempit jika dibasuh diatasnya?

Jawaban :
Tidak sah karena rukun wajib berwudhu membasuh kedua tangan hingga siku, bukan lengan baju.

2) Apakah sah berwudhu apabila memakai inai yg dijual dipasar?

Jawaban :
Inai itu ada 2; ada yg inai dari daun pacar, & ada juga yang dijual dipasar.
Inai yang sah berwudhu karena telah masuk kedalam kulit maka sah, apabila tidak masuk kedalam kulit maka tidak sah karena menegahkan wudhu.

3) Apakah diperbolehkan menurut ilmu kedokteran apabila ada suatu penyakit harus diperingankan berwudhu menurut syara?

Jawaban :
Diperbolehkan, secara syara’ itu sangat mudah apabila ada hal yang mudharat apa yang telah dikatakan oleh dokter agar tidak membahayakan seseorang atas penyakitnya maka dipermudahkan & di bolehkan, & pengganti dari wudhu adalah bertayammum.

4) Apa hukumnya berwudhu di dalam kamar mandi yang ada jamban/WC?

Jawaban :
Berwudhu di dalam kamar mandi yang ada WC hukumnya makruh.

Ibadah ada 3 bagian:
1) Ibadah amaliyah
Contoh : mengeluarkan zakat
2) Ibadah qalbiyah
Contoh: zikir
3) Ibadah badaniyah
Contoh: berwudhu

=> Jadi sangat ditekankan untuk melakukan ibadah; shalat, membaca al-quran, berzikir, hendak keluar rumah, saat tidur, dan hal-hal baik lainnya berwudhu lah terlebih dahulu.

 Nasehat Tgk Zahrul Fuadi :
=> Apabila kita berteman dengan 10 orang yang kaya maka berteman juga dengan 10 orang yang miskin, maka kita akan melihat perbandingan untuk selalu bersyukur.

=> Manusia yang paling bahagia adalah manusia yang tidak mempunyai musuh satupun walaupun banyak yang mencela kita dibelakang maka jangan membalas celaannya, tetapi doakan untuk seorang tersebut jika ada yang hendak menyakiti kita.

=>Hijrah yang sebenarnya bukan saja dari penampilan yang shalih akan tetapi ia istiqamah melaksanakan shalat wajib, shalat sunat, berkata baik, berbuat baik dengan sesama & hal-hal baik lainnya, karena sesungguhnya hijrah itu mudah tapi istiqamah lah yang susah.

Wassalam.
وسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Leave a Reply