Sejatinya, Setiap Orang Tidak Ada yang Sempurna

Terkadang, kalau kita telah dekat dengan seseorang, kita akan menceritakan banyak hal kepadanya. Itu wajar sih. Mengingat, seorang yang memiliki cinta tidak akan menyembunyikan apapun masalah yang dihadapinya. Ia butuh sandaran, terkadang. Di lain waktu, ia juga butuh perhatian. Bahkan, seringkali membutuhkan kata-kata semangat.

“Jika aku bercerita banyak tentang aku kepadamu , dan bertanya banyak hal kepadamu tentang aku, itu semua karna cinta.”

Kita dinilai berwibawa disisi orang lain. Tapi disisi orang yang kita cintai, pasti akan bertingkah bodoh.

Melakukan banyak hal yang sulit diterima logika. Kita mau menanggung kesalahannya. Mau melakukan apapun yang ia mau. Padahal kita lagi sibuk.

 

“Kalau ada yang bertingkah bodoh, jangan menyangka dia itu gila. Tapi sangka saja seseorang yang memiliki cinta.”

Terbuka boleh. Tapi menceritakan segalanya itu terlalu berlebihan. Tidak semua orang bisa menerima apa yang kita ceritakan. Tidak semua orang pun menyukainya. Bahkan, terkadang orang yang paling mencintai kita pun akan bosan di waktu tertentu. Dan kita tidak tau kapan waktu itu akan tiba, dan di kondisi yang mana.

Bila ada yang memintamu untuk bercerita banyak kepadanya, ceritakan saja. Tapi hati-hati juga ya. Karna di saat itu, kamu tidak akan sadar telah menceritakan kekurangan dan kelebihanmu. Kalau pendengar tidak pandai menilai, maka kelebihanmu itu dinilai sebagai berbangga diri dan kekuranganmu dinilai sebagai sesuatu yang akan diwaspadai olehnya. Bisa saja ia menjauh, tidak peduli lagi. Dan jarang, ada yang masih bertahan setelah mengetahui rahasia yang kita sembunyikan.

“Namun, bila ada yang mampu bertahan lama, setelah mengetahui segala kekurangan yang kita miliki, orang seperti itu jangan ditinggalkan. Setiap yang ada pada dirinya terima saja. Dia adalah keindahan yang jarang sekali kita temukan di dunia yang kejam ini.”

Tak ada seseorang yang baik yang akan meninggalkan kita setelah mengetahui siapa kita sebenarnya.

Pun demikian, takkan ada orang yang baik, yang tidak pernah memiliki kesalahan.

Sejatinya, setiap orang tidak ada yang sempurna. Kita hanya perlu menjadi baik di hari ini, mengalahkan kebaikan yang sempat kita lakukan di hari kemarin.

Siapapun dirimu saat ini, dan siapapun temanmu saat ini, jangan pernah menilai dirinya untuk saat ini saja. Karna dia akan berubah dari waktu ke waktu. Kita tidak akan tau apa yang akan terjadi besok.

Leave a Comment