Perempuan itu Seperti Cermin, Mudah Retak dan Tersentuh, Bisa Berdebu dan Salah

Hati perempuan seperti cermin, mudah retak dan tersentuh.
Bisa berdebu dan salah.
Padanya, tersimpan sifat-sifat kebaikan atau bahkan keburukan seorang pria.

1. Mudah Retak dan Tersentuh

karnanya, ia memiliki sifat kasih sayang yang teramat dalam.
Dengan kelembutannya itu, ia memiliki sifat-sifat sejuk yang lainnya.

Maka jangan heran, kalau ia itu seorang yang manja.
Jangan tanya mengapa, kalau ia juga suka ngambek. Itu memang kebiasaan wanita yang wajar.

Kesemua sifat yang seperti ini, bukanlah sebuah kekurangan, melainkan sebuah kelebihan untuk menyederhanakan sifat kerasnya seorang lelaki.

2. Bisa berdebu dan salah

Cermin itu tak selalu bersih. Ia kadang-kadang akan berdebu.
Begitu juga setiap wanita, pasti ada salahnya.

Kesalahan seorang wanita, tak perlu diperdebatkan dengan dirinya sendiri.
Tak perlu dipertanyakan. Kita hanya cukup memakluminya.

Menyiapkan ribuan cara agar kesalahan itu tak tampak lagi padanya.
Menyapu debu itu dengan perlahan bukankah akan membuatnya semakin indah dan bersih. Ya, kita hanya perlu menyentuh perlahan isi hatinya.

Pria bisa menggunakan kata-kata romantis untuk membujuk.
Atau, bisa juga memberi sebuah hadiah spesial. Bisa juga dengan kata-kata nasehat dan siraman rohani.

Tergantung bagaimana yang mungkin untuk membisikkan pelangi indah ke dalam hatinya. Buat dia merasa nyaman, maka pasti, kamu pun akan terasa nyaman dengannya.

3. tersimpan sifat-sifat kebaikan

Bagaimana sifatnya seorang wanita, itu juga terpengaruh oleh pendamping hidupnya.

Bila pria memberikan ijin untuknya berhias, maka ia akan terlihat cantik.

Bila pria memberikannya kesempatan mencari ilmu atau mengajarinya secara langsung, maka ia akan menjadi wanita yang cerdas.

Dan, hatinya pun akan terlihat bersih dan bening, jika seorang pria sebagai suaminya, mau membantu menjaga hati istrinya itu.

Peran seseorang yang paling lama disisi kita, itu sangat berpengaruh pada sifat dan pribadi kita sendiri, dan juga pada jalan kehidupan yang kita lalui.

Leave a Reply