Sifat Buruk Bagi Lelaki dan Baik Bagi Wanita

sifat bagi wanita

Sifat ini adalah sifat yang paling jahat dari lelaki serta menjadi sifat yang paling baik bagi perempuan.

1. Kikir
Kikir adalah sifat yang seharusnya tidak dimiliki oleh setiap insan. Karna sifat ini menghilangkan kecerahan hati tentang rasa berkasih sayang, sehingga tidak akan muncul kepedulian kepada sesamanya dan tidak pernah mengiba pada kesusahan orang lain. Seandainya terlihat olehnya gadis kecil yang menangis dalam keadaan lapar, maka seolah tangisannya suara bising yang mengganggu. Bila suatu ketika kakek tua berjalan sendirian di jalan, maka tak pernah terbesit di hatinya untuk memberi sebuah tumpangan. Sama sekali tak ada rasa peduli pada seseorang yang memiliki sifat ini.

Padahal, sungguh akan dilalui oleh siapa saja dengan rasa gembira, seandainya disetiap sudut penjuru ada banyak orang yang memiliki sifat berkasih sayang. Mereka yang berkasih sayang tentu saja memiliki rasa peduli yang tinggi kepada sesamanya. Tak akan peduli pada perbedaan. Miskin ataukah kaya, sederhana atau mewah, kesemua insan di muka bumi ini sama saja pada pandangannya.

Seseorang yang peduli tak pernah sanggup memandang kesusahan orang lain. Dia menjadi sangat peka dan perasa, termasuk suka pula untuk memberi. Hal ini, tentu saja memunculkan kedamaian yang menyenangkan pada kehidupan bermasyarakat.

Bukan berarti sukar memberi

Namun demikian, seorang lelaki lebih dibebankan untuk tidak memiliki sifat kikir. Lelaki yang memiliki sifat ini memiliki pengaruh buruk yang lebih besar pada kehidupan. Berbeda halnya dengan seorang wanita, yang sangat dianjurkan bila memiliki sifat ini. Hal ini, karna nantinya seorang wanita akan menjadi seseorang yang menjaga harta suaminya. Tentu saja bila memiliki sifat kikir ini, seorang wanita akan banyak pikir panjang untuk menggunakan harta suaminya pada keadaan yang dirasa tidak perlu.

Kikir yang dimaksud, bukanlah kikir yang sepenuhnya menahan harta, bahkan menahan untuk digunakan pada dirinya sendiri. Hanya sebatas kepiawaian seorang wanita mengelola harta suaminya. Maka, mereka masih suka untuk member, sekalipun masih dalam proses menjaga harta. Karna makna dari menjaga harta, bukan berarti harta itu tak pernah digunakan. Namun, harta itu harus digunakan pada hal yang bermanfaat dan dihindari dari hal yang tidak diperlukan.

Kita perlu memaknai sebuah pemberian dengan nilai yang baik. Karna pada pemberian itu, ada banyak jiwa-jiwa yang bersedih menjadi gembira. Ada banyak senyum-senyum yang akan terlahir. Maka janganlah engkau enggan member, jika terlihat di sudut jalan seseorang yang meminta penuh harapan. Ada rasa sedih yang takkan pernah kita rasa, namun mereka telah lama merasakannya. Jangan pula memandang biasa saja, jika berjumpa dengan gadis penjual Koran dijalanan. Gadis kecil yang cantik, takkan mudah melalui hidupnya dengan bekerja pada teriknya panas mentari. Bukankah tak terlihat olehmu, kapan dan bagaimana bentuk tangisannya?

2. Membesarkan diri dan bermegah-megah

Membesarkan diri dan bermegah-megah adalah hal yang sangat buruk. Sifat ini menimbulkan efek negatif yang rumit diatasi. Mereka yang memiliki sifat ini, tidak akan senang dilihat oleh orang lain. Seolah mereka memiliki segalanya tanpa perlu bantuan orang, padahal tidaklah demikian. Semua kita memerlukan kepada bantuan orang lain. Kita perlu menghargai jasa siapa saja yang telah membantu kita meskipun kita telah membayar jasanya dengan uang. Hal ini, demi terjalinnya silahturrahmi yang baik antara sesama masyarakat.

Pernah kita mendengar tentang banyak orang yang mengatakan “orang itu sangat sombong”. Mereka berkata seperti ini, tentu dengan rasa yang tidak menyenangkan. Telah dimasuki rasa benci pada hatinya. maka, seseorang itu, pada dasarnya harus memiliki sifat ramah. Suka menyapa pada siapa saja. Memiliki senyum disetiap gerak-geriknya. Kesemua ini, demi menumbuhkan pada hati orang lain, bahwa kita memiliki perangai yang baik.
Ini tentang wanita shaliha yang tak mudah dijumpai.

Bagaimana jika sifat membesarkan diri itu dimiliki oleh seorang wanita? Bukankah hampir setiap wanita yang dijumpai takkan mudah didekati? Tentu saja, mengenal seorang wanita merupakan hal yang teramat indah. Betapa tidak, mereka memiliki keindahan rupa yang menyenangkan, seta sifat utamanya yang lemah lembut terasa sangat nyaman. Menghilangkan duka serta ingatan pedih, kala bersamanya. Memunculkan emosi apa saja, kala terpisah sesaat.

Benar, memang seorang wanita memiliki banyak keindahan. Namun keindahan mereka, merupakan keindahan yang bernilai tinggi yang tak mudah didapati. Wanita memiliki perangai yang lembut, tetapi kelembutan sifatnya hanya untuk suaminya. Wanita mempunyai nada suara yang syahdu, namun kemerduan suara itu, pun hanya untuk didengar oleh suaminya.

Sudah sepantasnya seorang wanita tidak berkata-kata dengan setiap orang. Karna wanita teramat istimewa bila menjaga dirinya. Ketika seorang wanita tersembunyi, semua orang akan penasaran. Bukan penasaran yang bersifat jahat, melainkan rasa penasaran yang tumbuh bersama kekaguman yang akhirnya menumbuhkan keinginan untuk memuliakan.

Ada sebuah cerita tentang wanita sufi yang mencintai Tuhannya. Wanita sufi ini bernama Tuhfah. Beliau teramat pandai bermain gambus, serta syairnya teramat indah dibaca. Ketika berjalan menuju mekkah untuk mengerjakan ibadah haji, Sariy As-Saqthi bertemu dengan wanita sufi ini. Yaitu bersamaan dengan duka yang didengarnya dari wanita sufi itu. Sariy As-Saqthi berkata “ketika Tuhfah melihat kami, ia pun bersyair”.

Pecinta Allah di dalam dunia, senantiasa menderita dan bersakit-sakit.
Ia pun tak putus-putus dari penyakit, yang dari itu juga penyakitnya sembuh.
Ia rindu karna cintanya, nan tak mengharapkan kasih lainnya.
Demikianlah setiap pecinta, yang mengeluh dan merintih hingga berjumpa.
Begitulah sejatinya cinta. Memiliki bentuk yang indah jika disertai dengan mencintai Allah ta’ala.

Sudah sepantasnya kita mencari cinta Allah ta’ala dalam hidup ini. Cinta Allah ta’ala bisa didapatkan dari banyak segi yang baik. Salah satunya, cinta Allah ta’ala bisa dicari melalui ridhanya sang suami.

Kita perlu menahan diri dari segala hal yang menyenangkan untuk mencapai derajat yang tinggi disisi Allah ta’ala. Seperti semua kisah sufi yang lebih memilih kehidupan sederhana, agar tak ada yang menganggu cintanya kepada Allah ta’ala. Para sufi, lebih memilih untuk menyendiri dan menghapus sepenuhnya hubungan dengan makhluk.

Karna itu, tiada yang harus ditakuti oleh seorang wanita jika hanya berdiam diri dirumah. Sejatinya, kehidupan wanita memang begitu. Mereka tidak dikenal oleh sembarangan orang, karna itu tabiat wanita memanglah tersembunyi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, jika tidak dikenal oleh banyak orang. Karna makhluk hidup itu tak hanya penduduk bumi saja. kita hanya tak mengetahui, bahwa ada juga penduduk langit yang memperhatikan kita dengan rasa cemburu serta kekaguman.

3. Penakut

Hampir setiap orang mempunyai rasa takut terhadap sesuatu. Rasa takut ini secara alami adalah wajar, karena manusia mempunyai kecenderungan untuk bertahan di alam. Dengan adanya rasa takut pada sesuatu, manusia akan berusaha untuk menghindar dari ‘sesuatu yang ditakutkan’ itu. Setiap orang pasti pernah merasakan rasa takut, namun dengan jenis dan kadar yang berbeda.

Ada rasa takut yang bernilai ibadah, seperti rasa takut kepada Allah SWT semata. Rasa takut ini adalah rasa takut karna mengagungkan Allah ta’ala, yang terbentuk dari iman dan keyakinan yang kuat. Dengan melihat bukti kekuasaan Allah SWT, bisa membuat hati tersentuh. Bahwa benar, manusia adalah makhluk yang lemah, sedangkan Allah SWT Maha kuasa atas setiap sesuatu. Pernah kita memuji manusia karna kehebatannya menciptakan sesuatu. Tetapi kita tak pernah menghiraukan siapa yang menciptakan debu-debu beterbangan. Siapa yang menciptakan lautan yang sangat dalam. Jika kita pernah kagum pada manusia karna apa yang telah ditemukan olehnya, maka tentu kita harus lebih kagum kepada Allah ta’ala. Tentu saja rasa kagum yang sangat besar, tanpa terkalahkan oleh kekaguman pada yang lainnya. Karna tiada yang indah di dunia ini, kecuali keindahannya memaksa hati untuk menyukai. Padahal, Allah ta’ala Maha Menciptakan segalanya.

Pria yang berani, memenangkan keganasan alam

Berani adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pria. Sifat berani ini, sangat cocok dengan lelaki karna lelaki itu memiliki fisik dan tubuh yang kuat. Setiap harinya, seorang lelaki melangkah dan memutuskan banyak hal. Banyak yang dilalui oleh lelaki, dengan berbagai pilihan yang sulit. Tak sedikit pula rintangan yang ditemuinya. Karna itu, tanpa keberanian yang tinggi, seorang pria takkan berhasil pada pekerjaan apapun. Dengan demikian, sudah sepantasnya seorang lelaki menghindari rasa takut dengan cara meningkatkan keberanian jiwanya.

Ada banyak kisah menarik dari seorang lelaki. Mereka pekerja keras tangguh yang takkan mudah mengeluh. Berbagai kepahitan hidup yang ditemuinya ketika mencari nafkah hampir semuanya ditaklukkan. Kita bisa melihatnya dengan jelas, melalui sedikit pengamatan dengan rasa menilai yang positif. Cobalah mengenal laut. Sentuhlah air kedalamannya. Bersama dengan ombak dan kedinginan malam yang menakutkan, bagaimana pula para nelayan betah di lautan pada waktu yang lama? Setelah sebentar pulang, mengapa esok kembali lagi? Apakah tiada rasa takut di hatinya? Apakah tidak peduli jika harus pergi selamanya meninggalkan anak dan istri yang menangis?

Mereka berani, tapi bukan berani yang biasa. Rasa takutnya telah hilang, karna sebuah rasa yaitu cinta. Mereka juga pernah rindu, walau disibukkan oleh keganasan lautan. Mereka memiliki sebuah harapan saat itu, yaitu mendapat tangkapan ikan yang banyak. Tak hanya itu harapannya. Dari awal perjalanan, hingga akhir yang tak menentu, mereka mendamba untuk ‘ kembali pulang’.

Mereka adalah salah satu sosok lelaki yang telah berhasil melawan ketakutan. Dengan bermodalkan cinta pada awalnya, yaitu cinta pada keluarga. Karna tidak menginginkan kekasih hatinya mengeluh lapar, mereka berjuang, dan mengalahkan berbagai ketakutan. Sifat takut tentu akan tampak biasa saja jika dengan cinta. Karna cinta seseorang berjuang tanpa peduli pada dirinya, melainkan kepada kekasih yang dicintai.

Wanita yang hebat

Banyak wanita yang hebat di dunia ini. Dengan kelembutan jiwanya, para wanita telah hadir disisi suaminya sebagai kehangatan yang melindungi. Tak seperti lelaki, wanita menata kehidupan, hanya dengan hal yang sederhana, namun sangat berpengaruh. Tanpa kekuatan fisik yang kuat, tapi wanita menciptakan keindahan yang teramat indah. Dengan sifat yang halus dan sejuk, mereka menjalankan roda kehidupan, tapi setiap bekas perjalanannya memiliki hikmah.

Ya, mereka adalah seorang pejuang yang takkan menyerah pada kepahitan hidup. Mereka berjuang bukan dengan kekuatan yang tinggi, melainkan dengan kekuatan yang biasa saja. Dari tangisan yang sendirian, mereka mencoba bertahan. Dari duka yang tak tertahan, mereka masih berdiri.

Penakut, sifat yang lemah, namun disisi wanita menjadi kekuatan

Pada seorang wanita, semua sifat yang dianggap lemah mampu menjadi kekuatan. Seperti sifat penyayang, yang menyemangati kehampaan dan kekosongan. Atau sifat penakut, yang akhirnya menjadikan mereka sebagai seseorang yang tersembunyi. Mereka tidak pergi keluar rumah, karna rasa takutnya itu.

Karna sifat penakut ini pula, maka berbagai langkah yang diambil oleh wanita selalu saja diawali oleh meminta izin dan pertimbagan dari sang suami. Secara tak langsung, wanita telah menyentuh hati suaminya. Takkan ada suami yang mampu marah pada wanita yang seperti ini. Bahkan, disetiap hari yang telah berlalu, cinta sang suami takkan pernah sama, melainkan terus bertambah. Kita hanya perlu menghargai seseorang untuk mendapatkan perhatian hatinya. sedang wanita teramat pandai halam hal tersebut. Melalui semua sifatnya yang nampak lemah bila dilihat sekilas, namun disisi seorang wanita, kesemua sifat itu mampu mengubah banyak hal yang tidak mungkin.

Leave a Comment